Ayah meninggal karena kanker paru-paru stadium akhir saat saya berusia 6 tahun. Beliau juga meninggalkan ibu dan adik saya yang masih berusia dua tahun. Sejak saat itu kehidupan kami sehari-hari sangat sulit. Setiap hari ibu bekerja membanting tulang di sawah hanya cukup menyelesaikan masalah perut saja. Saat saya berusia 9 tahun, ibu menikah dengan seorang pria dan menyuruh kami memanggilnya ayah. Pria tersebut adalah ayah tiri ... Read More
Featured News
Wilma Glodean Rudolph..
Tennese adalah salah satu daerah yang terletak di Amerika, disinilah pernah dilahirkan kedunia seorang manusia yang sangat luar biasa. Terlahir prematur dan kondisi ... Read More
Lima Menit Lagi Ayah..
Di taman bermain pada satu hari, duduk seorang wanita di samping pria di bangku taman di dekat tempat bermain anak-anak. “Itu anak laki-laki saya di sebelah ... Read More
Mengapa Kita Perlu Menjadi Pendengar yang Baik?..
Menjadi pendengar yang baik bukanlah usaha yang mudah. Seseorang harus dapat bersikap obyektif dan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh lawan berkomunikasinya. Mendengarkan ... Read More
Apa dan Bagaimana Good Corporate Governance..
Corporate governance yang buruk disinyalir sebagai salah satu sebab terjadinya krisis ekonomi politik Indonesia. Konglomerat yang tidak baik dalam menjalankan usaha dan pemerintah ... Read More
10 Cara Instan Atasi Stress..
KOMPAS.com: Deraan pekerjaan, masalah keluarga, masalah pasangan, hingga masalah transportasi sehari hari sudah bisa membuat stres. Atasi dengan cara instan ini. Berlatih Napas Ketika Anda secara sadar ... Read More
Jadilah Pelita Kehidupan..
Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa ... Read More








